Pengaruh Kurangnya Minat Baca Alkitab Terhadap Panggilan Sebagai Katekis dan Guru Agama Pada Mahasiswa STK St. Yakobus Merauke

Main Article Content

Rikardus Kristian Sarang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh kurangnya minat baca Alkitab terhadap panggilan sebagai guru agama dan katekis pada mahasiswa STK St. Yakobus Merauke. Jenis penelitian iyang dipakai adalah kuantitatif dengan model analisis regresi. Sampel dari penelitian ini adalah 77 orang. Instrumen yang digunakan: angket dengan model skala semantik yang dikembangkan dalam 30 pernyataan mengenai minat baca Alkitab. Dari hasil uji validitas pada taraf signifikan 5%  N = 77 orang dengan nilai kritis 0,24 diperoleh sebanyak 24 item valid. Sedangkan dari hasil uji reliabilitas diperoleh koefisien alpha sebesar 0, 878, yang berarti reliabilitas instrumen tinggi. Dari hasil uji regresi linier sederhana dengan taraf signifikansi 5%, diperoleh nilai r² sebesar 0,607 (60,7%) yang berarti terdapat pengaruh yaqng kuat. Artinya minat baca Alkitab terlalu berdampak secara signifikan terhadap panggilan sebagai katekis dan guru agama pada mahasiswa. Variabel lain yang berpengaruh terhadap panggilan sebagai katekis dan guru agama sebesar 61, 2% yang menunjukan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti minat baca Alkitab berpengaruh terhadap panggilan sebagai katekis dan guru agama pada mahasiswa STK St. Yakobus Merauke. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar mahasiswa perlu untuk meningkatkan waktu membaca Kitab Suci, baik ketika di kampus maupun ketika berada di rumah masing-masin sehingga mampu memberi dorongan yang cukup terhadap panggilan sebagai katekis dan guru agama katolik.

Article Details

How to Cite
Pranyoto, R. K. S. (2021). Pengaruh Kurangnya Minat Baca Alkitab Terhadap Panggilan Sebagai Katekis dan Guru Agama Pada Mahasiswa STK St. Yakobus Merauke . Jurnal Masalah Pastoral, 9(2), 76-90. Retrieved from http://ojs.stkyakobus.ac.id/index.php/JUMPA/article/view/130
Section
Articles

References

LAI, 2011. Alkitab. Jakarta: LAI.
Dokumentasi dan Penerangan KWI. 2004. Dokumen Konsili Vatikan II, (terj. R. Hardawiryana). Jakarta: Obor.
Konferensi Waligereja Indonesia, 2006. Kitab Hukum Kanonik (Codex Iuris Canonici). Bogor: Grafika Mardi Yuana.
Johanes Paulus II. Ensiklik Redemtoris Missio.
A.S. Hadiwiyata. 2002. Lembaga Biblikan Indonesia. Tafsiran Alkitab Perjanjian Lama. Yogyakarta: Kanisius.
Pusat Bahasa DEPDIKNAS. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi III. Jakarta: Balai Pustaka.
C. Groenen. 1979. Panggilan Kristen. Yogyakarta: Kanisius.
Bergant Dianne dkk. 2002. Tafsiran Alkitab Perjanjian Lama. Yogyakarta: Kanisius.
Gerald O’ Collins & Edwar G. Farugia. 1996. Kamus Teologi. Yogyakarta: Kanisius.
Indra Sanjaya. 2003. Penafsiran Alkitab Dalam Gereja. Yogyakarta: Kanisius.
Reza Noprial Lubis. 2003. Belajar dan Faktor-faktok Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Lalu Yosep. 2007. Katekese Umat. Yogyakarta: Kanisius.
Siti Rahayu. Haditomo. 1998. Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Psikologi UGM.
Sugiono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D, Bandung: Alfabeta.
Slameto. 2010. Belajar & Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Reneka Cipta.
Nana Sudjana. (2005). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Octavianus Situngkir. Guru Agama Katolik, Pewarta dan Pendidik. Komkat-kwi.org. 02 Maret 2018. Diakses pada 8 Oktober 2020.
Jantje Rasuh. 2012. Persepsi Generasi Muda Katolik Terhadap Katekis dan Guru Agama Katolik. STK St Yakobus Merauke: Jurnal JUMPA, edisi Vol. 1 nomor 1 2012 https://ojs.stkyakobus.ac.id/index.php/JUMPA/issue/view/1
Dwi Cahyaadi Wibowo.dkk. 2014. dwicahyadiwibowo.blogspot.com. 03 Maret 2014. Diakses pada 14 Oktober 2020.
Kotan Daniel. 2014. Identitas, Panggilan, dan Spiritualitas Katekis. Komkat KWI.