Keterlibatan Kaum Perempuan Dalam Hidup Menggerja Di Paroki Katedral Kristus Raja Sorong

Main Article Content

Eduardus Sepryanto Nadur
Ady Bintoro

Abstract

Penelitian ini mengangkat tiga persoalan sebagai berikut. (1) Bagaimana keterlibatan umat dalam hidup menggereja? (2) Masalah-masalah apa saja yang dihadapi kaum perempuan berkaitan dengan keterlibatan kaum perempuan dalam hidup mengereja di Paroki Kristus Raja-Katedral Sorong? dan (3) Apa upaya penting yang harus ditempuh untuk memberdayakan kaum perempuan dalam hidup menggereja? Jenis Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan metode sampel bertujuan (purposive sampling). Keseluruhan informan berjumlah 55 orang perempuan. Masing-masing terdiri dari 7 per komunitas basis gereja. Teknik pengumpulan data menggunakan metode pembagian kuesioner dan observasi. Teknik analitis data menggunakan model deskriptif analitis.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa semangat dan keterlibatan kaum perempuan di Paroki Kristus Raja Katedral-Sorong masih sangat kurang. Bila dilihat dari semangat keterlibatan mereka dalam hidup menggereja hanya (41,81%) dan sebagian besar mengatakan terlalu sedikit kaum perempuan yang mau terlibat dibandingkan dengan jumlah kaum perempuan yang ada di Paroki Katedral Kristus Raja. Hal ini menunjukkanan masih banyak kaum perempuan yang belum menyadari akan pentingnya peranan dan keterlibatan mereka dalam hidup menggereja.

Article Details

How to Cite
Nadur, E. S., & Bintoro, A. (2020). Keterlibatan Kaum Perempuan Dalam Hidup Menggerja Di Paroki Katedral Kristus Raja Sorong. Jurnal Masalah Pastoral, 8(2), 61-82. Retrieved from https://ojs.stkyakobus.ac.id/index.php/JUMPA/article/view/88
Section
Articles

References

Anne M. Clifford. 2002. Memperkenalkan Teologi Feminis, Ledalero, Maumere.
Arikunto, S. 1993. Prosedur Penelitian. Jakarta. Rineka Cipta.
Clark, Francis X. 2001, Gereja Katolik di Asia. Sebuah Pengantar. LPBAJ, Maumere.
Fiorenza, Elizabeth S. 1997. Untuk Mengenang Perempuan itu. Rekonstruksi Teologis Feminis tentang Asal-Usul Kekristenan. BPK, Jakarta
Fox, Thomas C. 2002. Pentecost in Asia. A New Way of Being Church. Claretian Publication, Quezon City.Gnanadason 2001“Jesus and The Asian Soman: A Post-Colonial look at the syrophoenician woman/Canaanite woman from an Indian Perspective” dalam Stuides in World Christianity.
Hope S. Antone. 2000. Ministerial Formation, WCC programme on Education and Ecumenical Formation.
Jemali, Maksimilianus. 2018. Upaya Pastoral Untuk Meningkatkan Peran Kaum Perempuan dalam Kehidupan Menggereja. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. 10(2), hal.1.
Kirchberger, G 2001. Gereja Berwajan Asia. Nusa Indah, Ende
d’ Mello, John. 2000 “Paradigms for A Feminization of The Church” dalam “FABC Papers no. 92c. 16 Caine Road, Hongkong.
Proctor, Marjorie Smith. 1985. “Image of Women in the Lectionary” dalam Concilium.
Saldanha, Saldanha. 2000.“The Church in The New Milenium: Leraning To Be in Solidarity and Dialogue.” dalam FABC Papers no. 92c. 16 Caine Road, Hongkong.
Sun Ai Lee- Park 1999“The Past as Prologue to the Future,” dalam In God’s Image, Vol.19.no.1.
Yong Ting Jin 2005 “On Being Church: Asian Women’s Voices and Vision” dalam The Ecumenical Review.