Pengaruh Kecerdasan Intrapersonal Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Di Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Main Article Content

Yohanes Hendro Pranyoto

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh kecerdasan intrapersonal terhadap prestasi belajar mahasiswa di Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan model analisis regresi sederhana. Sampel dari penelitian ini yaitu sebanyak 68 orang mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke dari semester I-IX dengan teknik sampling stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan metode kuesioner dalam bentuk skala Likert yang kemudian dikembangkan dalam 62 butir pernyataan tentang kecerdasan intrapersonal sementara data prestasi belajar menggunakan IPK mahasiswa. Hasil dari uji validitas 62 butir instrumen, 7 butir instrumen dinyatakan tidak valid dan 55 butir instrumen dinyatakan valid. Sedangkan hasil dari uji reliabilitas diperoleh nilai cronbach’s Alpha sebesar 0,905 yang artinya reliabilitas instrumen adalah tinggi.


Dari uji analisis regresi sederhana dengan taraf signifikansi 0,05 (5%), diperoleh hasil nilai R Square sebesar 0,595 (59,5%) yang berarti terdapat pengaruh yang positif dan signifikan. Artinya kecerdasan intrapersonal berdampak secara positif terhadap prestasi belajar mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke. Sedangkan hasil penelitian ini juga terdapat variabel lain yang tidak diteliti terhadap prestasi belajar sebesar 40,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya kecerdasan intrapersonal berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa.

Article Details

How to Cite
Pranyoto, Y. H. P. (2021). Pengaruh Kecerdasan Intrapersonal Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Di Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke. Jurnal Masalah Pastoral, 9(2), 53-66. Retrieved from http://ojs.stkyakobus.ac.id/index.php/JUMPA/article/view/128
Section
Articles

References

Akdon, dan Ridwan. (2009). Aplikasi Statistika dan Metode Penelitian Untuk Administrasi dan Manajemen, Bandung: Dewa Ruci.
Alex Sobur. (2006). Semiotika Komunikasi, Analisis Teks Media Suatu Pengantar untuk Analisa Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis framing, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Amstrong, Thomas. (2012). Kecerdasan Multiple di Dalam Kelas. Jakarta: PT Indeks.
Daniel Goleman. (2000). Emotional Intelligence. Jakarta: PT Gramedia.
Dannenhoffer, J. V dan Radin, R. J. (1997). Using Multiple Intelligence Theory in the Mathematics Classroom. Session 1265
Darmadi, Hamid. (2004). Metode Penelitian Pendidikan Sosial, Bandung: Alfabeta.
Eveline Siregar dan Hartini Nara. (2011). Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.
Gardner Howard. (2003). Multiple Intelligences. Batam: Interaksara.
Howard Gardner. (2013). Multiple Intelligences. Tanggerang: Karisma.
Julia Jasmine. (2007). Panduan Praktis Mengajar Berbasis Kecerdasan Majemuk. Bandung: Nuansa.
Muhibbin Syah. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Muniasari. (2008). Kiat Jitu Belajar Bermutu, Jakarta: Nobel Edumedia.
Nana Sudjana. (2005). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Nasution S. (1996). Didakelik azas-azas Mengajar. Bandung: Penerbit Jemmars.
Nurkancana, Wayan. (1986). Evaluasi Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.
Rasberry CN, L. S. The association between school-based physical activity, including physical education, and academic performance: A systematic review of the literature. Preventive Medicine, vol 52, Tahun 2006.
Safaria. (2005). Interpersonal intelegence: Metode Pengembangan Kecerdasan Interpersonal Anak. Yogyakarta: Amara Books.
Setiawan. (2006). Model Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Investigasi. Yogyakarta Depdiknas, (PPPG Matematika).
Slameto. (2010). Belajar & Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Reneka Cipta.
Sugihartono, dkk. (2007). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung Alfabeta, CV.
Sujana, Christine. (2008). Cara Mengembangkan Komponen Kecerdasan. Yogyakarta: PT Indeks.
Sumadi Suryabrata. (2006). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Uno, Hamzah B, dan Kuadrat, Masri. (2009). Mengelola Kecerdasan Dalam Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
W.S. Winkel. (1996). Psikologi Pengajaran. Jakarta: Gramedia