Penghayatan Iman Sebagai Kekuatan Hidup Bersama Umat Kristiani Dalam Situasi Pandemi Covid-19 Di Tengah Lingkungan Santo Agustinus Paroki Ratu Rosari Kesatrian Malang

Main Article Content

Yoseph Koverino Gedu Blareq
Antonius Denny Firmanto
Nanik Wijiyanti Aluwesia

Abstract

Dalam penelitian ini peneliti berfokus pada pembahasan tentang penghayatan iman sebagai kekuatan hidup bersama umat kristiani dalam lingkung Santo Agustinus Paroki Ratu Rosari Kesatrian Malang. Peneliti berpendapat bahwa umat lingkungan Santo Agustinus telah mengerti dengan baik tentang penghayatan iman sesungguhnya yang dapat membawa semua orang pada suatu keselamatan. Setiap orang yang mempunyai relasi yang dekat dengan Tuhan tentu bisa menghayati imannya dengan baik. Penulis menggunakan metode penelitian subjek dalam melihat respons dari para subjek yang benar-benar membawa setiap orang untuk semakin mendalam dalam menghayati imannya. Melalui iman yang teguh seseorang bisa sampai pada puncak kebahagiaan. Dalam tulisan ini, penulis menyetujui apa yang disampaikan subjek bahwa untuk sampai pada penghayatan iman yang teguh, seseorang harus berani berkorban dan mengalami berbagai macam tantangan dan rintangan. Di dalam diri setiap orang tentu saja sudah ditanamkan suatu penghayatan iman yang teguh oleh sang pemberi kehidupan itu, yakni Yesus Kristus. Penulis menyimpulkan bahwa tanpa adanya penghayatan iman yang teguh seseorang tidak bisa sampai pada penghayatan iman yang lebih mendalam akan kebenaran yang sesungguhnya

Article Details

How to Cite
Blareq, Y. K. G., Antonius Denny Firmanto, & Pranyoto, N. W. A. (2021). Penghayatan Iman Sebagai Kekuatan Hidup Bersama Umat Kristiani Dalam Situasi Pandemi Covid-19 Di Tengah Lingkungan Santo Agustinus Paroki Ratu Rosari Kesatrian Malang . Jurnal Masalah Pastoral, 9(2), 24-37. Retrieved from http://ojs.stkyakobus.ac.id/index.php/JUMPA/article/view/126
Section
Articles

References

Bagiyowinadi, F.X Didik. 2008 Menyiapkan dan Memotivasi Pengurus Lingkungan, https://www.imankatolik.or.id/kl.html, diakses pada 7 Februari 2021. 23:33.
Katekismus Gereja Katolik | Heribertus Tri Warno - Academia.edu.” n.d. Diakses 11 Agustus 2021. https://www.academia.edu/1797345/Katekismus_Gereja_Katolik.
Arti kata - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online.” n.d. Diakses 11 Agustus 2021. https://kbbi.web.id/.
Bagiyowinadi, F.X. Didik. n.d. “Menyiapkan dan Memotivasi Pengurus Lingkungan « CIPTO GONDO PURNO.” Diakses 11 Agustus 2021. https://ciptogondopurno.wordpress.com/2013/02/18/menyiapkan-dan-memotivasi-pengurus-lingkungan/.
Bala, Kristoforus. 2018. “Katekese Tentang Yesus Anak Allah Di Tengah Pusaran Heterodoxy: Peluang Dan Tantangannya Bagi Gereja Dewasa Ini.” Seri Filsafat Teologi 28 (27): 21–56. http://eprosiding.stftws.ac.id/index.php/serifilsafat/article/view/51.
Dister, Dr. Nico Syukur. 2004. “No Title.” In TEOLOGI SISTEMATIS 2, Ekonomi Keselamatan, 150. Yogyakarta: Kanisius.
Firmanto, Antonius Denny. 2017. “Kehadiran Gereja Di Ruang Publik: Perspektif Eklesiologis Di Dalam Memandang Keadaan Akhir-Akhir Ini.” Mengabdi Tuhan dan Mencintai Liyan: Penghayatan Agama Di Ruang Publik yang Plural, 272–85.
Iman Katolik Media Informasi dan Sarana Katekese.” n.d. Diakses 11 Agustus 2021. http://www.imankatolik.or.id/kvii.php?d=Lumen+Gentium&q=2%2C4%2C7%2C11%2C35%2C36%2C44.
Kirchberger, Georg. 1999. “No Title.” In Allah (pengalaman dan refleksi dalam tradisi kristen), 16–17. Jakarta: Celesty Hieronik.
Kitab Hukum Kanonik (Codex Iuris Canonici) Edisi resmi Bahasa Indonesia Revisi II, Juni 2016 | Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.” n.d. Diakses 11 Agustus 2021. https://www.dokpenkwi.org/2016/06/27/kitab-hukum-kanonik-codex-iuris-cononici-edisi-resmi-bahasa-indonesia-revisi-ii-juni-2016/.
Konsili Vatikan II - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.” n.d. Diakses 11 Agustus 2021. https://id.wikipedia.org/wiki/Konsili_Vatikan_II.
lumen gentium artikel 161 - Penelusuran Google.” n.d. Diakses 11 Agustus 2021. https://www.google.com/search?q=lumen+gentium+artikel+161&biw=1366&bih=695&sxsrf=ALeKk03TtztfxhzbxUQ3juLyFp-jPcrsdQ%3A1628643660309&ei=TCETYe-7Epqe9QOTrqj4CA&oq=lumen+gentium+artikel+161&gs_lcp=Cgdnd3Mtd2l6EAMyBQghEKABOgcIIxCwAxAnOgcIABBHELADOgQIIxAnOgUIABCABDoECAAQQzoGCAAQFhAeSgQIQRgAUOMPWMEaYNklaAJwAngAgAGyAYgB1gWSAQMwLjWYAQCgAQHIAQnAAQE&sclient=gws-wiz&ved=0ahUKEwjvkdq24qfyAhUaT30KHRMXCo8Q4dUDCA0&uact=5.
Rausch, Thomas P. 2001. “No Title.” In KATOLISISME teologi bagi kaum awam, 46. Yogyakarta: Kanisius.
Situmorang, Markus. 2018. “Kaum Awam Dan Pembaharuan Gereja Dalam Terang Konsili Vatikan Ii.” Seri Filsafat Teologi 28 (27): 81–94. http://eprosiding.stftws.ac.id/index.php/serifilsafat/article/view/54.
Sudhiarsa, Raymundus I Made. 2020. “Homo Homini Amicus: Tanggungjawab Kultural Gereja Dalam Zaman Ini.” Seri Filsafat Teologi 30 (29): 381–407. https://doi.org/10.35312/SERIFILSAFAT.V30I29.16.
Suseno, Franz Maginis. 2017. “No Title.” In KATOLIK ITU APA?, 63. Yogyakarta: Kanisius.